Tutorial Cara Install Wine 2.15 di Linux Ubuntu

Tutorial Cara Install Wine 2.15 di Linux Ubuntu - Wine adalah akronim dari Wine Is Not an Emulator, yaitu sebuah proyek yang bertujuan untuk membuat agar operating system bertipe Unix-like (seperti Linux, BSD dan MacOS) dan sistem X-Windows yang berjalan pada sebuah personal computer dapat menjalankan program yang khusus dibuat untuk Ms. Windows.


Jadi sederhananya Wine adalah perangkat lunak yang digunakan untuk menjalanakan software berekstensi .exe pada operating system Unix-Like seperti Linux. Sebagai contoh, Ms. Office adalah software yang dibuat khusus untuk operating system Windows, kemudian sobat ingin menginstall nya di Linux Ubuntu, maka disitulah sobat membutuhkan bantuan Wine.

Wine sendiri merupakan perangkat lunak bebas atau open source yang dirilis dibawah lisensi GNU Lesser General Public License (LGPL). Project Wine pada awalnya merilis Wine dibawah lisensi MIT sama seperti sistem X-Windows, namun pada bulan Maret 2002 menggunakan LGPL sebagai lisensinya.

Versi pertama dari Wine sendiri yaitu versi 0.9 yang dirilis pada tanggal 25 Oktober 2005. Untuk saat ini developer wine sudah resmi merilis versi terbaru yaitu Wine 2.15 yang sudah bisa install di Linux Ubuntu sobat.

Tutorial Cara Install Wine 2.15 di Linux Ubuntu


Saat ini rilis pengembangan Wine sudah mencapai versi 2.15. Ada beberapa fitur yang disertakan pada versi terbaru ini, diantaranya yaitu :

  • Dukungan untuk enkripsi AES.
  • Peningkatan dukungan Bezier di Direct2D.
  • Perbaikan transfer chunked di WinInet.
  • Serta berbagai perbaikan bug untuk Illustrator CS6, emClient, Joystick, Bricscad, Microsoft Outlook 2010, Peavey Revalver IV, XM6 TypeG, FUJITSU Software ATLAS, dan Magic Online.

Untuk lebih detail mengenai release note dan juga perbaikan apa saja yang tersedia pada Wine 2.15 bisa sobat baca ditautan berikut Wine Announcement

Jika sobat sudah menginstall Wine package dari repository lain, silahkan dihapus beserta dependensi nya (seperti wine-mono, wine-gecko dan juga winetricks) sebelum menginstall package WineHQ karena dikhawatirkan akan terjadi konflik dependensi.

Jika arsitektur pada sistem sobat adalah 64 bit, sobat harus menambahkan arsitektur untuk 32 bit.
sudo dpkg --add-architecture i386 
Tambahkan release key dan juga repository
$ wget -nc https://dl.winehq.org/wine-builds/Release.key
$ sudo apt-key add Release.key
$ sudo apt-add-repository https://dl.winehq.org/wine-builds/ubuntu/
Pada Linux Mint 17.x, baris terakhir adalah sebagai berikut :
$ sudo apt-add-repository 'deb https://dl.winehq.org/wine-builds/ubuntu/ trusty main'
Pada Linux Mint 18.x, baris terakhir adalah sebagai berikut :
sudo apt-add-repository 'deb https://dl.winehq.org/wine-builds/ubuntu/ xenial main'
Setelah berhasil menambahkan repository, selanjutnya sobat harus mengupdate repository nya dengan perintah berikut.
$ sudo apt-get update
Kemudian install package Wine nya dengan perintah berikut.

Untuk menginstall Wine versi stabil (yaitu versi 2.0.2) ketikkan perintah berikut.
$ sudo apt-get install --install-recommends winehq-stable
Sedangkan untuk menginstall Wine versi development (yaitu versi 2.15 sesuai judul artikel ini) ketikkan perintah berikut diterminal linux sobat.
$ sudo apt-get install --install-recommends winehq-devel
Tunggu sampai selesai, Wine pun sudah berhasil terinstall di Linux Ubuntu sobat, mudah bukan ?

Untuk menjalankan software windows yang berekstensi .exe caranya cukup mudah, tinggal double klik saja file nya, atau jalankan perintah dengan format berikut apabila sobat menggunakan console terminal.
wine name-software.exe
Semoga bermanfaat, pembaca yang baik adalah pembaca yang senatiasa mau meluangkan waktunya untuk memberikan feedback baik itu kritik, saran maupun masukan di kolom komentar 😊

Terimakasih.


Source references :

Subscribe to receive free email updates: